Jalan-jalan Rasa: Mie Terenak di Dunia yang Menyajikan Petualangan Kuliner Tidak Terlupakan

Apakah anda pencinta mie? Mie sudah dikenal masyarakat Indonesia sejak lama. Sajian mie bisa ditemui di banyak negara. Masing-masing negara punya ciri khas menyajiannya sendiri-sendiri yang menyuguhkan cita rasa, kelembutan, dan campuran yang berbeda-beda. Dalam uraian berikut telah kami rangkum jajaran mie terpopuler, paling, serta mie terenak di dunia. Kami juga telah memberikan daftar rekomendasi sejumlah restoran atau rumah makan mie yang terkenal di dunia, dari pedagang kaki lima hingga kelas restoran. 

Ramen Jepang: Kelezatan dari Negeri Sakura


Nama ramen Jepang cukup dikenal luas di dunia. Anda pun kami yakin tidak asing dengan nama ini. Rahasia kelezatan ramen terletak pada kuahnya yang gurih, dipadu dengan kelembutan dan kekenyalan mienya saat disantap. Cukup layak jika ramen dimasukkan dalam jajaran mie terenak di dunis. 
Sebagaimana kebanyakan mie, bahan baku utama ramen adalah gandum, varian tipis, tebal, dan lebar. Sebagaimana kuliner khas Asia, olahan ramen sarat akan rempah. Hanya saja, sajian aslinya dipastikan tidak cocok bagi kalangan pencinta mie yang Muslim. Pasalnya, penyedap rasanya menggunakan campuran tulang babi dan ayam. Namun, jangan khawatir, saat ini sudah bayak gerai atau restoran yang menjual ramen halal. Sehingga pencinta mie dari kalangan Muslim tetap bisa menikmati.
Ramen semakin lezat karena bisa dinikmati dengan beragam toping, milai dari rumput laut, rebung bambu, telur setengah matang, daun bawang, bahkan daging babi yang diiris-iris. Hal ini tentu saja turut menambah varian rasa sajian ramen.
Yang mungkin jarang Anda dengan adalah ramen memiliki banyak jenis. Yang membedakan adalah sajian kuahnya, sehingga penikmatnya bisa memilih sesuai dengan preferensi seleranya. Bagi yang menyukai ramen dengan banyak kuah dengan aroma yang tidak begitu kuat bisa memilih ramen miso. Untuk yang menggemari rasa asin dan aroma kecap bisa memilih ramen shoyu. Khusus nom muslim yang mencari ramen yang kuahnya kental dan mengandung tulang babi bisa mencari ramen tonkutsu. Ada juga ramen shio, dengan sajian kuah yang segar dan beraroma ringan.

Spaghetti Italia: Sentuhan Kelezatan ala Italia


Mie terenak di dunia selanjutnya adalah spaghetti. Anda pastinya sudah sering mendengar nama spageti. Walaupun belum tentu anda pernah mengicipinya. Spaghetti adalah salah satu maskot kuliner Italia. Berdasarkan bentuk fisiknya, makanan ini bisa dikelompokkan ke dalam golongan mie. Hanya saja penyajiannya yang sedikit berbeda. Jika kebanyakan mie Asia berasa gurih, asin, dan pedan, berbeda dengan spagheti. Kuah spaghetti sarat dengan rasa saus tomat. 

Cita rasa yang ditawarkan adalah rasa sedikit asam, manis, dan segar. Campurannya biasanya bumbu oregano, bawang putih, dan basil yang menambah keharuman.Biasanya, spaghetti ditopping dengan irisan sosis, udang daging cincang, jamur, dan zaitun.

Di negeri asalnya, Italia, spaghetti memiliki banyak varian yang beragam. Setiap daerah memberi sentuhan topping spaghetti yang berbeda-beda, yang menambah khasanah aneka ragam sajian spaghetti. Varian yang lumayan terkenal misalnya spaghetti carbonara, dengan topping telur dan pancetta. Kemudian spaghetti aglio e olio dengan sentuhan topping minyak zaitun dan bawang putih. Ada juga spaghetti yang menambahkan kerang segar di dalam masakannya, dinamai spaghetti alle vongole.

Pancit Canton Filipina: Campuran Kelezatan Timur dan Barat


Nama varian mie ini sepertinya masih asing di telinga kebanyakan masyarakat Indonesia. Pancit Canton berasal dari Filipina. Penampilannya mirip mirip dengan bakmie goreng yang bisa ditemui di banyak pedagang kaki lima pinggir jalan. Arti pancit sendiri dalam istilah Filipina adalah mie. Konon, orang orang Cina daratan yang membawa dan memperkenalkannya ke tanah Filipina. Kemudian kata Canton merujuk pada mie kuning yang dipakai di daerah Canton, Cina. Tidak ada salahnya jika kita masukkan Pancit Canton dalam urutan mie terenak di dunia.

Jika dilihat dari racikannya, harusnya Pancit Conton sangat bisa diterima dengan baik oleh lidah masyarakat Indonesia. Dibuat dengan cara mencampurkan bawang putih, bawang merah, serta lada, dilumuri kecap asin yang kemudian digoreng sehingga menghasilkan sajian mie yang gurih. Jika di negaranya sana, Pancit Toping sering dihidangkan dengan tambahan daging babi. Tidak jarang juga ditambahan daging ayam, uang, sosis, dan sayuran segar. 

Dalam masakan Pancit Kantor terlihat jelas perpaduan pengaruh timur dan barat. Hal ini tidak lepas dari sejarah Filipina yang sejak lama dipengaruhi budaya Spanyol. Pengaruh timur, dalam hal ini Tiongkok, tambah dari penggunaan mie kuning yang menyerupai mie yang dikonsumsi di Canton. Sedangkan pengaruh barat tambak dari penambahan saus kecap asin.

Sebenarnya, tidak hanya ditemui Pancit Canton yang menggunakan mie kuning saja. Ada juga yang mi sohun, disebut dengan Pancit Canton Sotanghon. Varian lainnya adalah Pancit Canton Bihon, menggunakan mie halus. Serta Pancit Kanton Malbon. 

Sayangnya, agak sulit menemukan pancit kanton di Indonesia. Solusinya jika anda ingin mencoba Pancit Kanton, anda bisa mencari resepnya di internet lalu memcoba membuatnya sendiri di rumah. 

Mie Bakso Indonesia: Kelezatan Tanah Air


Mie terenak di dunia yang berikut ini datang dari khasanah Nusantara. Mie Bakso sudah termasuk makanan semua latar belakang di Indonesia. Penjajanya bisa ditemui dari kelas gerobak pinggir jalan hingga restoran mewah. Bahan utamanya adalah mie kuning yang kenyal dan daging ayam atau sapi. Beberapa penjual ada juga yang menambahinya jamur dan tahu.
Varian Mie Bakso yang populer ada tiga macam, yaitu mie bakso solo, mie bakso malang, serta mie bakso jakarta. Masing-masing memiliki ciri khasnya sendiri sendiri, baik dari segi sajian maupun rasa. Jenis mie lain yang juga banyak di jual di Indonesia antara lain: bakmie goreng, mie rebus, dan pangsit mie.

Agus Permana
Agus Permana Agus Permana adalah seorang jurnalis yang sudah malah melintang di sejumlah media nasional. Pernah lama berkair pada sejumlah media televisi dan media cetak nasional. Menjalani peliputan ringan hingga berat. Saat ini Agus Permana memilih fokus menekuni media daring.

Posting Komentar untuk "Jalan-jalan Rasa: Mie Terenak di Dunia yang Menyajikan Petualangan Kuliner Tidak Terlupakan"